a
Selamat Datang di Blog Pribadi Samsul Bahri - Hadir Untuk Berbagi

Jumat, 06 Mei 2016

SAYANG YUYUN, BERANTAS MIRAS

Yuyun, pelajar kelas 2 SMP 5 Satu Atap di Padang ulak Tanding, Rejang Lebong, Bengkulu, baru berusia 14 tahun ketika maut menjemputnya dengan cara yang sangat keji. Ya.. Yuyun korban kebiadaban manusia berhati iblis yang sedang mabok. Kita semua mengutuk pelaku kejahatan ini dan berharap dihukum seberat - beratnya. Hukuman mati.
Persoalannya adalah apakah kita hanya sebatas memaki, marah, mengutuk ? Kalau hanya sebatas itu maka pasti akan muncul
kembali kejadian serupa dengan korban dan pelaku yang berbeda. Oleh sebab itu akar masalahnya haruslah ikut di basmi agar tidak ada lagi "Yuyun" berikutnya.
Fakta menyebutkan bahwa lebih dari 60 % kejahatan yang terjadi adalah akibat pengaruh alkohol, jadi tunggu apalagi, pemerintah harus secepatnya membuat regulasi dan pengawasan yang ketat terkait peredaran miras dalam segala jenis. Termasuk minuman keras yang kadar, alkoholnya rendah. Kita tidak boleh remeh yang pada gilirannya akan muncul korban lain dan baru kita teriak - teriak lagi.
Saya sangat perihatin ketika setahun lalu, Ahok, Gubernur DKI mengatakan " Apa salah bir, berapa orang yang mati karena minum bir ?" dan kemudian dengan bangga mengatakan " saya tau di foto kok, saya taruh aja, bagus dong, promosi angker beer," hal tersebut di sampaikan beliau ketika menanggapi foto yang beredar saat menjamu para pegiat media sosial di rumahnya. Dalam foto terlihat jelas banyaknya kaleng bir di maja makan.
Jika petinggi negeri menjadikan minuman beralkohol sebagai bagian dari menu menjamu tamu, mau dibawa kemana negeri ini ?
Untuk mari sama - sama kita perangi miras sebagai salah satu upaya kita untuk menekan angka kejahatan. Semoga tidak ada lagi "yuyun" berikutnya.

0 komentar:

Posting Komentar