a
Selamat Datang di Blog Pribadi Samsul Bahri - Hadir Untuk Berbagi

Rabu, 19 November 2014

WONG CILIK

image by google
Wong cilik adalah istilah dalam bahasa Jawa yang berarti orang kecil. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan status sosial dalam masyarakat jawa untuk penyebutan rakyat jelata atau sekarang dikenal dengan pra sejahtera.
Istilah "wong cilik" akhir - akhir ini begitu populer, hebatnya lagi kata - kata tersebut sering diucapakan oleh para politisi di negeri ini. Hampir seluruh politisi dan petinggi negeri fasih mengucapkan kata tersebut. Jika melihat dan mendengar pernyataan orang - orang penting tersebut maka saya punya keyakinan wong cilik tidak lama lagi akan tinggal kenangan, wong cilik akan segera hilang dari bumi Indonesia. Kok bisa ? Apakah wong cilik akan di usir dari negeri ini ? Tentu tidak, manusianya tetap ada hanya saja status sosialnya sudah berubah dari yang tadinya pra sejahtera meningkat menjadi sejahtera.

Kesimpulan diatas bukan mengada - ada, kesimpulan ini saya ambil setelah memperhatikan pernyataan petinggi - petinggi negeri, semuanya ramai - ramai mengatakan bahwa kebijakan yang diambil demi wong cilik. Mulai dari Presiden, Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota, Anggota DPR sampai Mahasiswa yang demo pun memperjuangkan nasib wong cilik. Menaikan harga BBM demi wong cilik, menolak kenaikan BBM demi wong cilik. Kalau sudah seperti itu, semuanya memperjuangkan wong cilik maka kesejahteraan wong cilik tinggal menunggu waktu.

Kita sebagai anak bangsa tentunya hanya bisa berharap dan berdo'a kiranya pernyataan tersebut keluar dari lubuk hati yang dalam dan selanjutnya dilaksanakan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Semoga Negeri ini di jauhkan dari pemimpin - pemimpin yang munafik, beda perkataan dengan perbuatan. Orang kampung saya bilang "cakap tak serupe bikin".

6 komentar:

  1. Orang kecil, wong cilik..kadang di salah gunakan oleh para politikus, dengan menyebut dirinyapembela wong cilik, mereka bisa berlindung dan mengkorupsi duit rakyat mengatas namakan wong cilik...tuh yang janji pengen digantung di monas juga gara-gara menjual Wong cilik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali mas. Kalau saja ucapan sama dengan perbuatan saya yakin Indonesia pasti sudah sejahtera.

      Hapus
    2. greget skali saya dengan orang seperti ituh

      Hapus
  2. semoga pemerintah benar2 memperhatikn wong cilik, dan bukan hanya omdo saja ... izin follow blognya ya mas haji... :)

    BalasHapus
  3. ganti presiden kirain mau menurunkan BBM ehh ga tau'y malah lebih dinaikin.. emang nasib wong cilik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itulah mbak, Harapan yg sangat besar dari rakyat kepada pemimpin untuk perubahan kearah yang lebih baik sering kali tidak dapat diwujudkan, janji kampanye hanya upaya untuk memperoleh dukukungan. setelah itu.... ntahlah.

      Hapus