a
Selamat Datang di Blog Pribadi Samsul Bahri - Hadir Untuk Berbagi

Jumat, 25 Juli 2014

LAMPU COLOK

Assalamu'alaikum sahabat bloger, pada kesempatan ini saya ingin berbagi cerita tentang sebuah tradisi di Kota kelahiran ku, Dumai. Zaman boleh berganti, waktu boleh berlalu namun tradisi tetap bertahan. Lampu colok, sebuah tradisi masyarakat melayu Riau yang muncul setiap tahun pada bulan ramadhan yang dimulai pemasangannya pada malam 27 Ramadhan hingga Hari Raya Idulfitri. Seperti yang diadakan di Kota Dumai pada tahun - tahun sebelumnya, maka pada tahun ini juga di laksanakan festival lampu colok yang di adakan oleh Dinas Pariwisata Kota Dumai. 

Lampu colok atau lampu teplok sebutan daerah lain, sebuah lampu berbahan bakar minyak tanah dengan sebuah sumbu pada bagian tengah, biasanya untuk keperluan lomba, peserta membuatnya secara gotong royong di komunitasnya masing - masing, mulai dari mengumpulkan kaleng - kaleng bekas kemudian pemasangan sumbu, biasanya menggunakan sumbu kompor. Peserta juga bergotong royong membuat tempat kedudukannya dari kayu atau bambu yang dibentuk sedemikian rupa, biasanya berbentuk Masjid.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah gotong royong menyediakan bahan bakarnya yang hari ini harganya luar biasa mahal, oleh sebab itu sponsor sangat di butuhkan, nah yang jadi sponsor tentunya masyarakat sekitar sesuai dengan tingkat kemampuan ekonomi masing - masing. 

Jika mengharapkan hadiah yang disediakan oleh panitia tentu tidak berimbang dengan biaya dan tenaga yang dikeluarkan, namun kemeriahan dari festival tersebutlah yang membuat tradisi ini tetap bertahan. Kedepan tantangan akan semakin berat, mulai dari bahan bakar yang terus bergerak naik sampai dengan semakin banyaknya lampu - lampu hias yang menggunakan listrik dengan pola yang lebih indah. Pemerintah daerah, suka atau tidak suka, harus ikut campur mempertahankan tradisi ini jika tidak ingin warisan budaya ini hilang di telan arus modernisasi.

Demikian sedikit cerita tentang tradisi di kampungku pada Bulan ramadhan. Terakhir izinkan saya menyampaikan ucapan " Selamat Hari raya Idul Fitri 1435 H, Mohon maaf lahir dan Bathin, semoga Ramadhan kali ini mampu mengantar kita meraih predikat muttaqin. Amim Ya Robbal Alamin."

0 komentar:

Posting Komentar