a
Selamat Datang di Blog Pribadi Samsul Bahri - Hadir Untuk Berbagi

Rabu, 17 April 2013

CALON LEGESLATIF

Hari ini partai politik sudah mulai disibukkan dengan berbagai kegiatan yang diharapkan mampu meningkatkan perolehan suara pada pemilu yang tidak lama lagi akan dilaksanakan, salah satu kegiatannya adalah melakukan rekrutmen caleg, seleksi caleg dan orientasi caleg (pemantapan).

Menjadi caleg bukanlah perkara mudah, kecuali jika hanya ikut – ikutan. Kenapa tidak mudah ?
Karena ketika kita sudah memutuskan untuk maju sebaga caleg, maka ketika itu sebagian diri kita tidak lagi menjadi kita yang seutuhnya. Privaci kita sudah mulai terganggu, sikap dan tindak – tanduk kita akan selalu di sorot. Salah sedikit dalam berkata apalagi bersikap maka itu akan menjadi sasaran tembak dari lawan kita. Bahkan bukan tidak mungkin ada isu – isu negatif yang akan ditujukan kepada kita. Masa lalu kita pun tidak luput dari perhatian lawan politik. (internal/eksternal). Pokoknya menjadi caleg itu dituntut tampil sempurna, murah senyum, mudah bergaul, pemurah, merakyat, agamis, pintar, pemaaf, sabar, dll.
Oleh sebab itu ada beberapa syarat yang wajib di penuhi untuk menjadi caleg :

1.  Mental yang kuat.
Seorang caleg harus siap disalahkan, menjadi bahan gunjingan bahkan fitnah atau mungkin caci maki. Siap kalah dan bahkan mungkin menjadi miskin. Disamping mental caleg, mental keluarga juga harus siap. (pikiran,perasaan,tenaga). 

2.   Memiliki kemampuan (kapabel).
Seorang caleg sedikit banyak harus tahu apa itu DPRD, meliputi fungsi, tugas dan tanggung jawab. Sehingga dalam penyampaian kepada masyarakat betul – betul menguasai masalah, mengerti apa yang akan dilakukan nanti jika terpilih. Dan setelah duduk tidak diam saja. Kemampuan ini harus terus di asah dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. 

3. Dikenal.
Bagaimana mungkin seorang caleg akan dipilih, jika tidak dikenal. Untuk itu sosialisasi merupakan kegiatan yang wajib di lakukan oleh setiap caleg. Perbanyak silaturrahmi, awali dengan kerabat terdekat, teman, kenalan dan seterusnya. Sampaikan niat kita agar mereka tahu apa yang menjadi keinginan kita.

4. Dana
Untuk melakukan sosialisasi, tentunya butuh dana yang tidak sedikit. Mulai pembuatan kartu nama, selebaran, kalender, poster, iklan media massa, pertemuan – pertemuan dengan warga dan lain sebagainya. Jika perlu buat rencana biaya, agar kita bisa mengetahui sejak dini berapa biaya yang dibutuhkan. Tentunya ini harus disesuaikan dengan kemampuan yang kita miliki. Beberapa komponen pembiayaan yang wajib kita hitung adalah, persiapan persyaratan administrasi, sumbangan ke partai (biasanya partai akan minta partisipasi caleg), biaya sosialisasi (termasuk tim suskes).

Itulah beberapa hal yang mudah – mudahan dapat bermanfaat buat kita semua yang berniat maju sebagai Calon Legislatif pada pemilu 2014  yang akan datang.

6 komentar:

  1. sepertinya ada yang kurang nich, setiap caleg seharusnya rajin beribadah, memiliki jiwa yang jujur dan bersih, serta benar2 takut kepada ALLAH SWT....salam :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali, dengan rajin beribadah Insya Allah akan menjauhkan diri dari perbuatan yang tidak baik..

      Hapus
  2. semoga mereka bisa kita percaya pak, salam hehehehehhehe

    BalasHapus
  3. Semoga bisa jadi panutan pak
    folback + commentback ya pak
    http://novaibnu.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih kunjungan, sudah saya folback.

      Hapus