a
Selamat Datang di Blog Pribadi Samsul Bahri - Hadir Untuk Berbagi

Jumat, 27 April 2012

PROFIL KOTA DUMAI

Kota Dumai adalah sebuah kota di Provinsi Riau, Indonesia, sekitar 188 km dari Kota Pekanbaru. Sebelumnya, kota Dumai merupakan kota terluas nomor dua di Indonesia setelah Manokwari. Namun semenjak Manokwari pecah dan terbentuk kabupaten Wasior, maka Dumai pun menjadi yg terluas. Tercatat dalam sejarah, Dumai adalah sebuah dusun kecil di pesisir timur Propinsi Riau yang kini mulai menggeliat menjadi mutiara di pantai timur Sumatera. Kota Dumai merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Bengkalis. Diresmikan sebagai kota pada 20 April 1999, dengan UU No. 16 tahun 1999 tanggal 20 April 1999 setelah sebelumnya sempat menjadi kota administratif (kotif) di dalam Kabupaten Bengkalis.
Pada awal pembentukannya, Kota Dumai hanya terdiri atas 3 kecamatan, 13 kelurahan dan 9 desa dengan jumlah penduduk hanya 15.699 jiwa dengan tingkat kepadatan 83,85 jiwa/km2. Menurut data tahun 2010, jumlah penduduk Kota Dumai yang terdiri dari berbagai suku bangsa seperti Melayu, Batak, Jawa, Minang, Bugis, dan Tionghoa adalah sebanyak 270.000 jiwa dengan kepadatan rata-rata 156 jiwa/km² dan laju pertumbuhan sebesar 3,7% per tahun. Islam adalah agama mayoritas yang dipeluk penduduknya 

Ini adalah Nama - nama kecamatan dan kelurahan yang ada di Kota Dumai setelah Pemekaran. 

Dumai Barat, dengan kelurahan: Bagan Keladi Pangkalan Sesai Purnama Simpang Tetap Darul Ichsan 

Dumai Timur, dengan kelurahan: Bukit Batrem Buluh Kasap Jaya Mukti Tanjung Palas Teluk Binjai 

Bukit Kapur, dengan kelurahan: Bagan Besar Bukit Kayu Kapur Bukit Nenas Gurun Panjang Kampung Baru 

Medang Kampai, dengan kelurahan: Guntung Mundam Teluk Makmur Pelintung 

Sungai Sembilan, dengan kelurahan: Bangsal Aceh Basilam Baru Batu Teritip Lubuk Gaung Tanjung Penyembal 

Dumai Kota, dengan kelurahan: Laksamana Rimba Sekampung Bintan Dumai Kota Sukajadi 

Dumai Selatan, dengan kelurahan: Bukit Timah Mekar Sari Bumi Ayu Ratu Sima Bukit Datuk

0 komentar:

Posting Komentar