a
Selamat Datang di Blog Pribadi Samsul Bahri - Hadir Untuk Berbagi

Minggu, 15 April 2012

KUB UDANG SONDONG



KUB UDANG SONDONG, itulah nama yang disepakati para nelayan dalam rapat pembentukan kelompok usaha bersama. Rapat yang diadakan dirumah bapak Usman juga dihadiri petugas penyuluhan nelayan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Dumai.  Dalam pengarahannya, bapak penyuluh mengatakan bahwa KUB diharapkan mampu menambah kekompakan sesama nelayan, merasa senasib sepenanggungan, dapat sama - sama berpikir dan mencari solusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan khususnya anggota KUB.
  Setelah pengarahan dari penyuluh, dilanjutkan dengan dialog, inti dari dialog tersebut dapat disimpulkan  bahwa, nelayan, tanpa campur tangan atau pembinaan dari pemerintah, akan sangat sulit untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, mengingat keterbatasan sarana dan prasarana yang mereka miliki.dari pengalaman mereka melaut, hasil tangkapan tidak bisa menutupi jika ada alat tangkap yang rusak, biasanya jika ada kerusakan, nelayan akan mengadu kepada agen yang pada akhirnya hanya menambah hutang saja. 
Atas dasar tersebut, anggota kelompok Usaha Bersama yang terdiri dari para nelayan, sangat berharap, pemerintah dapat memberikan bantuan lunak, baik berupa dana segar atau peralatan tangkap. Dengan bantuan tersebut di harapkan dapat mengatasi kekurangan sarana maupun prasarana yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan. Selain hal tersebut diatas, nelayan juga berharap adanya proteksi terhadap hasil tangkapan mereka, mengingat selama ini, harga pasar yang cendrung tidak menentu, jika pemerintah dapat memproteksi dengan cara menjaga harga tetap stabil, ini juga merupakan sebuah bantuan yang sangat berarti.  Dari dialog yang terjadi antara nelayan dan penyuluh perikanan, sebenarnya tidaklah terlalu memberatkan bagi pemerintah, hanya saja pemerintah sepertinya kurang memperhatikan hal - hal kecil yang sesungguhnya berdampak besar bagi rakyat kecil. Dan ketika keluhan dan harapan sudah disampaikan, saatnya bagi pemerintah untuk segera merespon, agar rakyat masih merasakan bahwa mereka masih punya pemimpin.

0 komentar:

Posting Komentar