a
Selamat Datang di Blog Pribadi Samsul Bahri - Hadir Untuk Berbagi

Rabu, 16 Mei 2012

PEKANBARU - KL - KOTA BHARU

Setelah menunggu lebih 3 Jam di Bandara Sultan Syarif Qasim II Pekanbaru, tepat pada pukul 17.55 WIB saya dan rombangan memasuki pesawat Air Asia yang akan membawa kami ke Kota Bahru, Kelantan Malaysia. Sebelum ke Kota Bharu kami terlebih dahulu transit  Kuala Lumpur, perjalanan ke Kuala Lumpur ditempuh dalam waktu 45 menit. Suasana di dalam pesawat sedikit heboh dengan celetukan dan tawa ketika beberapa teman merasa aneh mendengarkan pengumuman dari pramugari, seperti "sila padamkan talipon bimbit anda" atau "sila kenekan tali geledar anda" meskipun pada dasarnya bahasa Riau tidaklah terlalu jauh beda dengan bahasa melayu Malaysia tetap saja bagi beberapa orang masih terdengar asing ditelinga. kecuali didaerah kepulauan dan riau pesisir yang memang sudah akrab dengan bahasa melayu Malaysia. Bahkan dialegnya sangat mirip. Setelah tiba di KL kami semua turun dari pesawat untuk cap pasport dan selanjutnya menuju ruang keberangkatan dalam negeri menunggu pesawat yang akan membawa kami ke Kota Bharu.



Lebih kurang pukul 8 malam waktu setempat kami masuk pesawat guna melanjutkan perjalanan menuju negeri Kelantan. Perjalanan ditempuh dalam waktu 55 menit. Tiba di Kota Bharu Kelantan kami di sambut oleh panitia penyambutan dari PAS, Partai peguasa di negeri Kelantan, satu - satunya negeri yang di menangi PAS sejak pilihan raya (pemilu) 1990 lalu.


Kunjungan kami kali ini memang ada hubungannya dengan PAS, mengingat PAS memiliki azas perjuangan yang sama dengan PPP di Indonesia, yakni Islam. Perlu saya jelaskan sedikit bahwa rombongan kami ini terdiri dari perwakilan pengurus - pengurus Partai Persatuan Pembangunan Propinsi Riau (wilayah dan cabang - cabang) saya sendiri mewakili DPC Dumai bersama seorang teman yang bernama Salman. Terima kasih saya sampaikan kepada ketua Propinsi bapak Azis Zainal yang sudah mengajak kami dalam lawatan ini. Mengingat sudah lama saya tidak berkunjung ke Malaysia. Apa lagi menggunakan pesawat terbang, biasanya saya hanya menumpang fery.

Pukul 9.30 waktu malaysia kami sudah sampai di hotel, Hotel Raudah, sebuah hotel yang sederhana namun terletak pada pusat kota, tapi yang penting gratis tis tis... hehehe. Sebelum istirahat kami di suguhkan jamuan makan malam, hhm cukup nikmat. Sekali lagi beberapa kawan terlihat bingung karena tak nampak air putih yang biasa menemani jika kita sedang makan, yang ada hanya sirup. Saya melihat itu coba minta 'air suam' pada pelayan restoran, kawan - kawan semeja saya pun pada minta, nah datanglah air putih yang mereka nantikan itu.

Selesai makan malam kami semua dibagikan kunci kamar untuk selanjutnya istirahat. Lain halnya dengan kawan - kawan "ahli hisap" yang menjadi prioritas adalah mencari tempat merokok karena ternyata kerajaan Malaysia sangat ketat dalam pengaturan tempat merokok ini. Jangan coba - coba melanggar, bisa - bisa kena saman eh maksudkan kena denda.

Itulah beberapa pengalaman perjalanan saya, mudah - mudahan lain kesempatan saya akan berbagi pengalaman selama berada di Kota Bharu Kelantan.

2 komentar:

  1. nggak ada foto pemandangannya ya?

    BalasHapus
  2. Murmayanti@ Itulah mbak, gambar yang bagus - bagusnya masih di kamera teman, kalau nunggu kiriman dari beliau kelamaan mostingnya, terpaksalah yg ditampilin hasil jepretan HP.. hehehe.

    BalasHapus