a
Selamat Datang di Blog Pribadi Samsul Bahri - Hadir Untuk Berbagi

Minggu, 16 Oktober 2011

BERKEBUN

Hari minggu ini saatnya untuk berkebun, lama ga dilihat kangen juga rasanya. Alhamdulillah malam tadi ga hujan,  kalau hujan tentunya bisa gagal, mengingat kondisi jalan yang belum bagus..





Meskipun dengan jalan yang seperti ini, akhirnya sampai juga dikebunku..


 Ada Pak Amat sedang panen





Belum kerja uda capek, istirahat dulu ahh....



Istri dan anakku sedang menikmati  makanan yang dibawa dari rumah tadi...


Terpaksa pulang lebih awal ni, langit mulai bunyi... takutnya keburu turun hujan bisa susah jadinya....

5 komentar:

  1. Riau memang masih alami, kabarnya hasil hutan dan perkebunan menjadi andalan daerah ini, di samping pertambangan dan energi. Sahabat punya kebun Sawit, iya?! Masyaallah, kebun sawit hasilnya sangat besar dan bisa untuk Ziarah di Makam Rasulullah SAW (Naik Haji).

    Salam sahabat, saya follow @4 (CahNdeso) dan juga memancangkan link "www.blogsamsul.com" di blog saya. Sudilah foll-back dan bertukar link dengan saya. Terima kasih.

    BalasHapus
  2. Salam kenal mas, terima kasih sudah sudi mampir disini. Senang rasanya dikunjungi seorang bloger seperti mas.
    Alhmadulillah mas, kebun sawit ada sedikit dan Alhamdulillah juga saya dan keluarga tahun 2009 lalu sudah dapat ziarah di makam Rasulullah.
    O ya linknya sudah saya pasang. Sekali lagi terima kasih.

    BalasHapus
  3. MantaPPP pak kebunnya... saya pemula dan belum menunjukkan hasil yang memuaskan dari sawit...

    mungkin bisa di share ilmu berkebunnya PPPak...

    BalasHapus
  4. salam kenal mas riyan, sama mas. saya juga pemula dan berkebunnya juga masih dengan cara yang tradisional ga ada ilmu khusus....

    BalasHapus
  5. daerah mano tu bang kebunnyo ?
    dulu saya punya kebun luasnya 4 hektar dilahan tanah gambut cuma 30 cm.
    tapi sekarang dah saya jual karena hasilnya mulai menurun sejak usia panen 8 tahun. usia dari tanam hingga panen pertama 5 tahun jadi waktu saya jual usianya 13 tahun dari tanam.
    dijual karena saya butuh dana operasional pengurusan izin SPPBE dipasir pangarayan (rokan Hulu) dan padang lawas utara (paluta), sekarang pun masih terkendala soal modal fee pendaftaran wajib penyetoran ke pertamina.
    penat dah berdiri dilingkungan politik dan kontraktor makonyo dengan suport kawan yg udah sukses mencoba buat usaha sendiri walau ini dianggap gila.

    kalo soal pengalaman sawit lumayan tau karena saya langsung mengerjakannya dan macam2 penyakit sawit.

    BalasHapus