a
Selamat Datang di Blog Pribadi Samsul Bahri - Hadir Untuk Berbagi

Kamis, 12 Mei 2016

POKOK - POKOK PIKIRAN DEWAN

Hari ini ketika saya membuka FB seperti biasa selalu ada teman yang menandai saya dalam kiriman mereka dan itu sah - sah saja. Namun kali ini berita yang di angkat membuat saya tercengang, sebuah berita dari koran Pesisir Pos tentang pokok - pokok pikiran dewan.

Saya seolah baru terbangun dari mimpi, ketika melihat sebuah kenyataan bahwa ternyata rakyat Dumai sudah sangat maju, mereka tidak lagi hanya butuh jalan yang bagus, drainase yang lancar, jempatan ataupun listrik. Tapi mereka juga butuh marka jalan, butuh fasilitas yang baik di SKPD - SKPD, dan lain - lain. yang dulu tidak pernah mereka usulkan ketika ada reses anggota Dewan.

Itu kesimpulan saya ketika melihat besaran dan program - program yang di usulkan anggota dewan melalui pokok - pokok pikirannya. Pokok - pokok pikiran anggota dewan sejatinya adalah gambaran kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya masing - masing. Pokok - pokok pikiran dewan merupakan salah satu komponen yang mewarnai sebuah APBD selain dari hasil Musrenbang dan kebijakan kepala daerah.

Saya mencoba berprasangka baik, bahwa apa yang di usulkan oleh kawan - kawan anggota dewan melalui pokok - pokok pikiran mereka merupakan usulan yang muncul dari rakyat yang di wakili. Alangkah naibnya jika kemudian usul tersebut justru muncul dari SKPD - SKPD yang apalagi jika kemudian di barengi dengan iming - iming keuntungan sejumlah materi jika program dan kegiatan tersebut masuk dalam APBD. Kalaulah itu yang terjadi maka sesungguhnya dewan telah salah menafsirkan arti kemitraan antara Komisi dan SKPD. Allahu 'alam bissawab.


Read More

Jumat, 06 Mei 2016

SAYANG YUYUN, BERANTAS MIRAS

Yuyun, pelajar kelas 2 SMP 5 Satu Atap di Padang ulak Tanding, Rejang Lebong, Bengkulu, baru berusia 14 tahun ketika maut menjemputnya dengan cara yang sangat keji. Ya.. Yuyun korban kebiadaban manusia berhati iblis yang sedang mabok. Kita semua mengutuk pelaku kejahatan ini dan berharap dihukum seberat - beratnya. Hukuman mati.
Persoalannya adalah apakah kita hanya sebatas memaki, marah, mengutuk ? Kalau hanya sebatas itu maka pasti akan muncul kembali kejadian serupa dengan korban dan pelaku yang berbeda. Oleh sebab itu akar masalahnya haruslah ikut di basmi agar tidak ada lagi "Yuyun" berikutnya.
Fakta menyebutkan bahwa lebih dari 60 % kejahatan yang terjadi adalah akibat pengaruh alkohol, jadi tunggu apalagi, pemerintah harus secepatnya membuat regulasi dan pengawasan yang ketat terkait peredaran miras dalam segala jenis. Termasuk minuman keras yang kadar, alkoholnya rendah. Kita tidak boleh remeh yang pada gilirannya akan muncul korban lain dan baru kita teriak - teriak lagi.
Saya sangat perihatin ketika setahun lalu, Ahok, Gubernur DKI mengatakan " Apa salah bir, berapa orang yang mati karena minum bir ?" dan kemudian dengan bangga mengatakan " saya tau di foto kok, saya taruh aja, bagus dong, promosi angker beer," hal tersebut di sampaikan beliau ketika menanggapi foto yang beredar saat menjamu para pegiat media sosial di rumahnya. Dalam foto terlihat jelas banyaknya kaleng bir di maja makan.
Jika petinggi negeri menjadikan minuman beralkohol sebagai bagian dari menu menjamu tamu, mau dibawa kemana negeri ini ?
Untuk mari sama - sama kita perangi miras sebagai salah satu upaya kita untuk menekan angka kejahatan. Semoga tidak ada lagi "yuyun" berikutnya.

Read More

Minggu, 27 Maret 2016

SATU KATA BERJUTA MAKNA

Malam pekat memelukku, dingin menusuk hingga sumsumku, sesekali terdengar alunan lembut lagu tanpa judul yang di senandungkan jangkrik - jangkrik, hhmm.. jadilah, setidaknya aku tidak sendiri malam ini.

Terlintas dalam benakku satu kata berjuta makna, bisa membuat bahagia tapi juga dapat membawa bencana, bisa membuat tertawa tapi juga bisa membuat orang bermuram durja. Cinta... sebuah kata yang tidak hanya mudah di ucapkan tapi juga penuh makna, salah menempatkan bisa berakibat bencana. Cinta kepada dunia bisa menempatkan engkau pada neraka, cinta pada sang pencipta akan menempatkan engkau pada syurga.

Tapi....
Cinta kepadamu sang pujaan hati membuatku tak peduli, apakah kelak aku ke syurga atau neraka... ah.. itu urusan nanti. Yang kutahu aku akan tetap mencintaimu sepenuh hati..


Read More

Rabu, 14 Oktober 2015

MENYAMBUT TAHUN BARU 1437 H



Dalam rangka menyambut datangnya tahun baru Hijryah, beberapa Masjid yang ada di Kota Dumai mengadakan kegiatan berupa zikir bersama maupun tabliq akbar. Demikian juga halnya dengan Masjid Taqwa, yang beralamat di Jalan Jend. Sudirman, berhadapan dengan Mapolresta Dumai.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan jamaah
Read More