a
Selamat Datang di Blog Pribadi Samsul Bahri - Hadir Untuk Berbagi

Rabu, 04 Januari 2017

MUTASI DAN PROGRAM UNGGULAN

Setelah hampir setahun dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Dumai, H. ZULKIFLI AS dan EKO SUHARJO, akhirnya "memiliki kabinet sendiri", pasca dilantik dan dikukuhkannya pejabat eselon II, III dan IV dilingkungan pemerintahan Kota Dumai.

Dengan demikian maka lengkap sudah seluruh perangkat yang dibutuhkan untuk mewujudkan visi, misi serta program perioritas Walikota beserta wakilnya, APBD dan Kabinet yang selama ini masih merupakan peninggalan pemerintahan sebelumnya merupakan hambatan dalam mewujudkan hal tersebut. Maka dengan disahkannya APBD 2017 serta dikukuhkan dan dilantiknya pejabat - pejabat daerah tentunya hambatan itu tidak ada lagi.

Bukan perkara mudah untuk mewujudkan visi misi serta program perioritas tersebut namun juga bukan perkara sulit jika seluruh kekuatan yang ada mau bahu membahu.

Saatnya bagi pejabat yang baru dilantik membuktikan diri bahwa pilihan walikota tidak salah,  buktikan bahwa kalian memang bisa bekerja, bahwa kalian memang layak mendapatkan kepercayaan. Jawab nada - nada minor dengan prestasi. Ingatlah pesan Bapak Walikota dalam sambutannya, " Kepada pejabat yang baru saja dilantik, secara khusus saya mengajak untuk selalu memperhatikan kondisi dan tuntutan masyarakat serta mampu memberikan pelayanan publik yang prima dengam berlandaskan profesional, efektif, efesien, sederhana dan transparan".

Selamat bekerja. Masyarakat menunggu kinerja anda semua.

Read More

Selasa, 13 Desember 2016

PARADIGMA BARU SEJARAH KOTA DUMAI

Bukan bermaksud mengecilkan pendapat yang berkembang secara turun menurun tentang sejarah Kota Dumai, jika kemudian muncul sikap skeptis terhadap cerita - cerita yang ada, yang difahami oleh sebagian orang sebagai sebuah sejarah. Sejarah hendaklah memiliki kaidah kesejarahan, memiliki bukti otentik yang bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah.

Kerajaan Seri Bunga Tanjung, yang diperintah oleh seorang Ratu yang bernama Ratu Cik Sima, dimana beliau memiliki 7 (tujuh) orang putri yang elok nan rupawan merupakan sebuah cerita rakyat yang melegenda yang oleh sebagian orang hingga saat ini masih meyakininya sebagai sebuah sejarah. Meskipun tidak ada satupun bukti keberadaan kerajaan tersebut. Sebagai sebuah kerajaan, Seri Bunga Tanjung tidak meninggalkan jejak sedikitpun, misalnya bekas istana dan periodesasi.

Oleh sebab lemahnya bukti yang ada maka "legenda putri tujuh akan tetap menjadi sebuah legenda dan tidak mungkin berubah menjadi sejarah". (Dr. H.M RIZAL AKBAR, M.Phil. - Islam dan Tamadun Melayu)

Kota Dumai tentu memiliki sejarah, tidak mungkin sebuah daerah tiba - tiba muncul tanpa diawali sebuah proses. Proses lahirnya Kota Dumai inilah yang perlu diteliti dengan seksama dengan mencari bukti - bukti otentik yang bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Sehingga perdebatan tentang sejarah Dumai dapat diakhiri.


Read More

Minggu, 04 Desember 2016

Generasi Al Maidah 54

USTAD BACHTIAR NASIR

MASJID AGUNG AL AZHAR 4 DES 2016

Telah terjadi perubahan makna struktur.
Air bah tidak bisa terbendung..semua terseret...awalnya menolak di datangi di istana..namun datang sendiri ke Aksi Super Damai 212. Kelompok mereka mengadakan dua kalib upaya membangun opini tentang ABI..yaitu 19 Nov dan 30 Nov...keduanya membangun opini bahwa 212 tidak mewakili kebhinekaan NKRI.
Di media center 212..aksi ditonton live terlama di dunia..Kita jangan sampai gagal paham ttg kondisi saat ini. Didiklah murid dan anak kandung agar selalu meneladani Rasulullah.

GNPF bergerak atas kehendak Ilahi..kehadiran sudara2 di 212 merupakan kekuatan Allah..tidak ada hubungan apapun dengan politik..tidak ada hubungan dengan Prabowo dan SBY..ada yg mengatakan bahwa 212 dibiayai oleh Tommy Soeharto dll. Al Maidah 51 langsung memecah belah saat masa di jaman Rasulullah...telah memisahkan mana mukminun dan mana kafirun..penodaan Al Maidah sudah dilakukan kelompok mereka sejak lama...

Pada saat gelar perkara di Bareskrim, dua orang pembela terdakwa mengundurkan diri karena ketidakjujuran penyewa pembela.

Pendidikan terbaik krmbalikan kepada Al Quran...menyekolahkan di Kairo Mesir dll tidak ada jaminan. Karena orang2 yg ikut mendesain kondisi Indonesia spt sekarang ini adalah kelompok mereka..yg ikut mendatangkan Syeck dari Mesir untuk membohongi umat.

Presiden mendesain agar keluar fatwa bahwa sholat di jalan raya tidak sah...namun Presidennya sendiri datang sendiri ikut sholat Jumat..tokoh besar dipermalukan sendiri oleh Presidennya.

Al Azhar harus mampu menjadi garda terdepan dalam membela Al Quran. Habib Rizieq mendapatkan ancaman yg sangat menyakitkan dan bahkan menyenangkan...mulai dari ancaman jiwa..sampai ancaman tawaran berhektar-hektar tanah dan milyaran uang yg tiba2 ada di bagasi mobilnya. Tapi energi kecintaan terhadap Al Quran mengalahkan segalanya.

Indonesia akan dipecah belah menjadi negara jahiliyyah...sudah dipimpin orang kafir..di jadikan calon koloni Tiongkok...Saudara2 kami yg Muslim..yg Budha..yg Hindu..yg Konghucu..yg Kristen adalah saudara kita...musuh kita adalah tokoh2 politik dari segelintir taipan yg ditanam untuk mengacak-acak bangsa kita dengan berbagai dalih.

Ada generasi baru di Indonesia yg tidak apa2 dinistakan konstitusi dari pada nista di hadapan Allah...ada generasi yg sangat cinta kepada Allah dan Allah pun mencintainya...aksi damai..generasi yg berciri tiga hal,pertama lemah lembut sesama muslim...tegas dg kafir..Al Maidah 54...kedua : orientasi berjihad di hadapan Allah...sudah  sempurna kalimat Allah..jangan dibandingkan dg ayat konstitusi...ketiga: tidak takut dicela dan dibully oleh para pencela.

Refleksi dari Buya Hamka
Tuan...
Janganlah heran jika umat ini mencintai Al Quran lebih daripada mencintai hidupnya sendiri. Sebab kami hina dan hidup gelap gulita kalau bukan karena Al Quran.

Tuan...
Jangan pula heran mengapa bangsa ini mencintai Al Quran. Sebab Al Quran-lah yg mengajari kami akan harkat dan martabat kami sebagai manusia. Al Quran pula yg mengajari kami untuk mencintai perdamaian dan mencintai kemerdekaan lebih dari apa pun.

Tuan...
Jika bukan karena rakyat, yg di dalam hatinya bersemayam Al Quran, maka niscaya masih ada warna biru di bendera (merah putih) negeri ini.

- Buya Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, HAMKA


Read More

Press Release WALHI Jakarta

WALHI Jakarta kritik Car Free Day beralih fungsikan sebagai panggung politik

Jakarta, 4 Desember 2016

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI Jakarta) sebagai salah satu lembaga pencetus lahir nya Car Free Day di DKI Jakarta meresa sangat dikecewakan dengan beralih fungsi nya kegiatan Car Free Day (CFD) menjadi panggung arena Politik oleh beberapa Partai Politik yang melakukan aksi nya pada hari minggu ini (4/12). CFD yang seharus nya di gunakan untuk kegiatan *lingkungan hidup, olahraga, seni dan budaya* di cemari oleh aktifitas politik beberapa Partai, hal ini jelas jelas melanggar Perta 12 tahun 2016, ujar Zulpriadi (Manager Program dan Kampanye WALHI Jakarta).

Banyak atribut partai politik, pemakaian Genset untuk panggung panggung, ini sangat menyalahi esensi dari CFD itu sendiri. Aktifitas Partai Politik ini tentu sangat merugikan masyarakat yang niat nya ingin berolahraga dan menikmati akhir pekannya.

Zulpriadi menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta cenderung tebang pilih dan cenderung "tajam ke bawah, tumpul ke atas" dalam penegakan Perda dan hukum, contoh nya, pemprov DKI Jakarta sangat massif melakukan penggusuran dan perampasan ruang hidup  rakyat miskin kota yang melanggar Perda tetapi diam disaat para pengembang properti reklamasi Teluk Jakarta  yang menabrak Perda maupun Undang-undang. Kami menekankan plt Gubernur sekarang ini memberikan sangsi tegas terhadap pelanggaran pelaksanaan CFD ini dan memberikan keadilan hukum dan keadilan ruang terhadap warganya.
Berapa pelangaran / aktifitas tdk ramah lingkungan yang terpantau di CFD :
1. Pangung di area setril Bundaran HI (hrs tdk boleh ada)
2.adanya pengunaan Mesin Genset (tdk bebas Asap)
3. Adanya Atribut Partai Pendukung Calon Gubernur DKI
4.Mengijak-ngijak Taman / ruang hijau.
5. Sampah Berserakan di mana-mana.

Contact Media
Zulpriadi (Manager Program dan Kampanye WALHI Jakarta)


Read More